Kamis, 07 April 2011

Headline
IST

Berikut ini beberapa tempat yang menyajikan obyek wisata terpopuler di dunia:

1. Berpesiar ke Karibia

Dalam dekade terakhir ini, kapal pesiar telah menjadi semakin populer untuk beberapa alasan. Anda dapat mengunjungi beberapa tempat paling eksotis dan indah di Karibia, dan biasanya semua biayanya sudah all in. Berarti Anda cukup membayar biaya per orang sudah termasuk makanan dan akomodasi. Selanjutnya, kapal pesiar adalah alternatif liburan bagi keluarga dan pasangan.

2. Paris, Prancis

Ideal untuk pecinta seni, fashion dan makanan, Paris dikenal sebagai Kota Cinta. Kota ini penuh cinta dan kecanggihan dengan arsitektur yang elegan, restoran serta lingkungan yang romantis dan menarik. Jika Anda suka berbelanja, Paris bisa menjadi tujuan liburan sempurna untuk Anda.

3. Florida atau California Selatan

Pasti Anda tidak dapat berlibur di kedua tempat pada saat yang sama. Namun keduanya menawarkan fitur serupa dan sangat ideal untuk untuk berlibur, bersantai di negeri eksotis. Karena keduanya berada di Amerika Serikat.

Selain itu, keduanya menawarkan hangatnya pantai berpasir, kota-kota pantai yang indah dan resort mewah di pantai. Satu-satunya perbedaan adalah tingkat Kelembaban di Florida!

4. Alaska

Untuk perjalanan lebih berpetualang, Alaska menawarkan petualangan yang tak ditemukan di tempat lain di dunia. Dengan daerahnya yang masih alami.

Alaska memiliki beberapa tempat paling indah ditemukan di mana saja. Memancing, mendaki dan bersepeda gunung, para penggemar outbound dan pecinta alam akan menemukan banyak hal di sini.

5. Riviera Maya

Cancun, Meksiko sangat pas untuk perjalanan liburan Anda. Tempat ini juga dikenal sebagai Riviera Maya, sebuah distrik pariwisata yang membentang di sepanjang Pantai Timur Semenanjung Yucatan di Meksiko.

Kawasan indah ini menawarkan segala sesuatu yang Anda harapkan: pantai putih, air jernih dan pirus dedaunan tropis yang rimbun. Dan ada juga resor mewah untuk villa pribadi, Anda pasti menemukan tempat untuk tinggal selama liburan Anda di Meksiko yang tropis.

Posted on 19.37 by ipoerjoko

No comments

  Gedung DPR
JAKARTA, Meski publik melayangkan kritik keras, DPR memutuskan untuk meneruskan rencana pembangunan gedung baru DPR berbiaya Rp 1,138 triliun. Keputusan ini diambil dalam rapat konsultasi pimpinan DPR RI dan pimpinan fraksi, Kamis (7/4/2011).
<a href='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=a3126491&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=951&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a3126491' border='0' alt='' /></a>
Dalam rapat yang dihadiri semua pimpinan fraksi tersebut, mayoritas fraksi, kecuali Fraksi Gerindra dan Fraksi PAN, menyetujui pembangunan gedung baru DPR dengan 36 lantai dan luas 157.000 meter persegi.
Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan, rapat memutuskan bahwa persoalan gedung baru DPR tidak akan dibawa untuk dibahas di dalam rapat paripurna, Jumat (8/4/2011). Namun, saat akan menyampaikan hasil, Marzuki justru mendaulat Wakil Ketua DPR RI Anis Matta untuk menyampaikan hasil rapat.
"Tadi sepanjang rencana pembangunan gedung baru terjadi dialog panjang. Kita sampai pada kesimpulan bahwa berdasarkan urutan-urutan pengambilan keputusan, baik dalam hal proses pengambilan keputusan pada periode lalu maupun sekarang. Selain itu juga pada lalu rapat konsultasi pada 19 Oktober 2010 yang lalu untuk menunda dan melakukan evaluasi keseluruhan sampai awal 2011. Berdasarkan itu semua, mayoritas mengatakan setuju untuk melanjutkan pembangunan," ucap Anis dalam keterangan pers seusai rapat, Kamis petang.
Politisi PKS ini mengatakan, semua fraksi telah menyetujui rencana pembangunan gedung baru pada rapat konsultasi bulan Oktober 2010. Oleh karena itulah, proses pembangunan terus berjalan. Namun, dua fraksi menyatakan menolak saat ini.
"Namun secara umum, alasan yang menyetujui adalah semua kritikan dari masyarakat sudah diproses dalam rapat konsultasi 19 Oktober tahun lalu, mulai soal efisiensi, hingga aspek lainnya," tambahnya.
Walau demikian, Anis menegaskan bahwa DPR akan terus mengkaji prinsip efisiensi, seperti evaluasi harga dan kelayakan gedung yang akan dibangun. DPR akan mengonsultasikannya dengan Kementerian PU. Menurut Anis, kementerianlah yang akan menentukan harga terakhir gedung baru.
Presiden minta ditunda
Keputusan DPR ini ternyata tak sejalan dengan imbauan Presiden SBY yang meminta lembaga-lembaga negara menunda pembangunan gedung dengan pertimbangan penghematan anggaran.
"Saya menginstruksikan, setelah dilakukan pengecekan rencana pembangunan gedung dan fasilitas yang tidak memenuhi ketentuan yang dikeluarkan, bahkan dalam bahasa saya, tidak memenuhi standar kepatutan, agar ditunda dulu untuk dilakukan revisi penyesuaian. Bahkan, barangkali kalau memang tidak sangat diperlukan, bisa ditunda dan dibatalkan," kata Presiden seusai menggelar rapat kabinet terbatas yang membahas soal optimalisasi anggaran di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (7/4/2011).
Terkait optimalisasi anggaran, Presiden berharap DPR RI memiliki pandangan yang sama dengan pemerintah. Presiden mengaku memahami adanya keperluan untuk membangun gedung dan perkantoran yang baik.
"Namun, sekali lagi, demi semangat optimalisasi dan efisiensi, saya persilakam untuk dilihat lagi apakah masih ada yang bisa diefisienkan atau diadaptasi," katanya.
Presiden mengatakan, berdasarkan catatannya, pembangunan gedung baru DPR menempati posisi paling atas dalam hal besaran anggaran pada tahun 2011. Hal ini diikuti pembangunan gedung yang diusulkan MA, Kementerian Keuangan, DPD, BPK, Kejaksaan Agung, Badan Pusat Statistik, Kementerian Pendidikan Nasional, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha, dan Kementerian Kesehatan.

Posted on 19.22 by ipoerjoko

No comments


                                                                                                                     Ilustrasi balap sepeda
BEIJING, Kompas.com - China akan menjadi negara Asia pertama yang menjadi tuan rumah ajang balap sepeda peleton elit dunia menyusul ditandatanganinya kesepakatan penyelenggaraan Lomba Balap Sepeda Tour of Beijing oleh wakil pemerintah kota Beijing dengan Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI) di London, Rabu waktu setempat (Kamis WIB)      
Menurut laman resmi Federasi Balap Sepeda dunia itu (www.uci.ch) Tour of Beijing akan diadakan untuk pertama kalinya pada Oktober 2011 dan selama empat tahun ke depan akan dimasukkan sebagai salah satu even dalam kalender Tur Balap Sepeda Dunia yang diadakan oleh UCI.
Presiden UCI Pat McQuaid dalam sambutannya mengatakan bahwa Tour of Beijing merupakan langkah besar dalam kebijakan UCI untuk memasyarakatkan olah raga balap sepeda di dunia internasional.
"Sebagaimana halnya dengan negara-negara lain di benua ini, China telah dengan cepat berkembang menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam dunia balap sepeda, dan kami sangat-sangat puas karena berhasil mencapai kesepakatan ini," kata McQuaid.      "Saya yakin keahlian UCI dalam menyelenggarakan sebuah ajang balapan dan antuasiasme China akan mampu membuat program ini menjadi berhasil," tambah McQuaid.
Tahapan balapan di China ini diadakan menyusul dimasukkannya "Tour Down Under" Australia ke dalam kalender balap sepeda para pembalap elit profesional ProTour pada 2008 dan dua even balap sepeda di Kanada, GP Quebec dan GP Montreal tahun lalu.
Balapan ProTour dan balapan Historis di Kanada itu kemudian digabungkan ke dalam sebuah kalender tur dunia yang disebut WorldTour 2011.
Tour of Beijing ini akan menjadi seri balap terakhir WorldTour tersebut, dan enam hari kemudian, tepatnya pada 15 Oktober akan diadakan balapan terakhir musim balap sepeda tahun ini, yaitu balapan satu hari Giro di Lombardia di Italia.

Posted on 19.18 by ipoerjoko

No comments

Rabu, 06 April 2011

   http://ipoerteladan.blogspot.com/
Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem [[komputer] tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii, mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet, menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan bi-directional topologi bintang, sistem komputer yang terhubung tujuh ditempatkan lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa menggunakan saluran telepon.
"Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE Communication Society Magazine. Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio portabel dan mobile industri.
Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal 1980-an oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket ini. Mereka menambahkan komunikasi data pita suara modem, dengan kecepatan data di bawah 9.600-bit / s, untuk yang sudah ada sistem radio jarak pendek, biasanya dalam dua meter band amatir. Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan FCC segera setelah pengumuman di band eksperimental untuk non-militer penggunaan spektrum penyebaran teknologi. Modem ini kecepatan data yang diberikan atas perintah ratusan kbit / s. Generasi ketiga modem nirkabel maka ditujukan untuk kompatibilitas dengan LAN yang ada dengan data tingkat atas perintah Mbit / s. Beberapa perusahaan yang mengembangkan produk-produk generasi ketiga dengan kecepatan data diatas 1 Mbit / s dan beberapa produk sudah diumumkan oleh waktu pertama IEEE Workshop on Wireless LAN.

         

Wi-Fi

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Daftar isi

Spesifikasi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
  • 802.11a
  • 802.11b
  • 802.11g
  • 802.11n
Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band
Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s ~2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s ~5 GHz a
802.11g 54 Mb/s ~2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s ~2.4 GHz b, g, n
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.
Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
  • Channel 1 - 2,412 MHz;
  • Channel 2 - 2,417 MHz;
  • Channel 3 - 2,422 MHz;
  • Channel 4 - 2,427 MHz;
  • Channel 5 - 2,432 MHz;
  • Channel 6 - 2,437 MHz;
  • Channel 7 - 2,442 MHz;
  • Channel 8 - 2,447 MHz;
  • Channel 9 - 2,452 MHz;
  • Channel 10 - 2,457 MHz;
  • Channel 11 - 2,462 MHz
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.
Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.
Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.
Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.
Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).

[sunting] Wi-fi Hardware

Wi-fi dalam bentuk PCI
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
Wi-fi dalam bentuk USB

Mode Akses Koneksi Wi-fi

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu

Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point

Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Sistem Keamanan Wi-fi

Terdapat beberapa jenis pengaturan keamanan jaringan Wi-fi, antara lain:
  1. WPA Pre-Shared Key
  2. WPA RADIUS
  3. WPA2 Pre-Shared Key Mixed
  4. WPA2 RADIUS Mixed
  5. RADIUS
  6. WEP

Popularitas Wi-fi

Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.
Fenomena yang sama terlihat diberbagai kafe --seperti Kafe Starbucks dan La Moda Cafe di Plaza Indonesia, Coffee Club Senayan, dan Kafe Coffee Bean di Cilandak Town Square-- dimana pengunjung dapat membuka Internet untuk melihat berita politik atau gosip artis terbaru sembari menyeruput cappucino panas.
Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (Voice over Wi-Fi).
Beberapa waktu lalu, standar teknis hasil kreasi terbaru IEEE telah mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan diprediksi, nantinya dapat dibuat kartu (card) berbasis teknologi Wi-Fi yang dapat disisipkan ke dalam peralatan eletronik, mulai dari kamera digital sampai consoles video game (ITU News 8/2003).
Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.
Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi --baik 2,4 GHz maupun 5 GHz-- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan (Kompas, 5/2/2004).
Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.
Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.
Bila interferensi tersebut berlanjut --karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya-- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).
Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.
Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.
Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.
Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.


Jenis Konfigurasi Wireless LAN (WLAN)
Secara umum terdapat 2 jenis konfigurasi untuk jaringan berbasis WLAN, yaitu:
Berbasis Ad-hoc,
Gambar. 1Jaringan berbasis WLAN Ad-Hoc
Pada jaringan ini, komunikasi antara satu perangkat komputer satu dengan yang lain dilakukan
secara spontan/ langsung tanpa melalui konfigurasi tertentu selama sinyal dari Access Point dapat
di terima dengan baik oleh perangkat-perangkat komputer di dalam jaringan ini.
Berbasis Infrastruktur.
Gambar. 2Jaringan berbasis WLAN Infrastruktur
Pada jaringan ini, satu ata lebih Access Point (APs) menghubungkan jaringan WLAN melalui
jaringan berbasis kabel. Jadi pada jenis jaringan ini, untuk melayani perangkat komputer di dalam
jaringannya, maka Access Point memerlukan koneksi ke jaringan berbasis kabel terlebih dahulu.
Karena banyaknya jenis-jenis jaringan WLAN yang ada di pasaran, maka standar IEEE 802.11
menetapkan antarmuka (interface) antara klien WLAN (wireless client) dengan jaringan Access
Point-nya (network APs). Untuk membedakan perbedaan antara jaringan WLAN satu dengan
jaringan WLAN lainnya, maka 802.11 menggunakan Service Set Identifier (SSID). Dengan
penanda ini maka dapat di bedakan antara jaringan WLAN satu dengan lainnya sebab jaringan
WLAN satu dengan yang lain pasti memiliki nomor penanda SSID yang berbeda pula. Access
Point (AP) menggunakan SSID untuk menentukan lalu lintas paket data mana yang di peruntukkan
untuk Access Point tersebut.
Gambar. 3SSID (Service Set Identifier) digunakan sebagai pembeda antara satu jaringan
WLAN dengan WLAN lainnya
Standar 802.11 juga menentukan frekuensi yang dapat digunakan oleh jaringan WLAN. Misalnya
untuk industrial, scientific, dan medical (ISM) beroperasi pada frekuensi radio 2,4GHz. 802.11
juga menentukan tiga jenis transmisi pada lapisan fisik untuk model Open System Interconnection
(OSI), yaitu: direct-sequence spread spectrum (DSSS), frequency-hopping spread spectrum
(FHSS), dan infrared.
Gambar. 4Pembagian frekuensi radio untuk model ISO menurut standar 802.11.
Selain pembagian frekuensi diatas, standar 802.11 juga membagi jenis frame-nya menjadi 3 (tiga)
kategori, yaitu: control, data, dan management.
Standar 802.11 membolehkan device (perangkat) yang mengikuti standar 802.11 untuk
berkomunikasi satu sama lain pada kecepatan 1 Mbps dan 2 Mbps dalam jangkauan kira-kira 100
meter. Jenis lain dari standar 802.11 nanti akan di kembangkan untuk menyediakan kecepatan
transfer data yang lebih cepat dengan tingkat fungsionalitas yang lebih baik dari yang ada saat ini.
Saat ini terdapat beberapa jenis varian dari standar 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g.

Standar 802.11a
Standar 802.11a digunakan untuk mendefiniskan jaringan wireless yang menggunakan frekuensi 5
GHz Unlicensed National Information Infrastrusture (UNII). Kecepatan jaringan ini lebih cepat
dari standar 802.11 dan standar 802.11b pada kecepatan transfer sampai 54 Mbps. Kecepatan ini
dapat lebih cepat lagi jika menggunakan teknologi yang tepat.
Untuk menggunakan standar 802.11a, perangkat-perangkat komputer (devices) hanya memerlukan
dukungan kecepatan komunikasi 6 Mbps, 12 Mbps, dan 24 Mbps. Standar 802.11a juga
mengoperasikan channel/ saluran 4 (empat) kali lebih banyak dari yang dapat dilakukan oleh
standar 802.11 dan 802.11b. Walaupun standar 802.11a memiliki kesamaan dengan standar
802.11b pada lapisan Media Access Control (MAC), ternyata tetap tidak kompatibel dengan
standar 802.11 atau 802.11b karena pada standar 802.11a menggunakan frekuensi radio 5 GHz
sementara pada standar 802.11b menggunakan frekuensi 2,4 GHz.




Gambar. 5Perbedaan Frekuensi pada standar 802.11a dan 802.11b.
Kelebihan dari standar 802.11a adalah karena beroperasi pada frekuensi radio 5 GHz sehingga
tidak perlu bersaing dengan perangkat komunikasi tanpa kabel (cordless) lainnya seperti telepon
tanpa kabel (cordless phone) yang umumnya menggunakan frekuensi 2,4 GHz.
Gambar. 6Standar 802.11a dapat beroperasi tanpa adanya gangguan dari perangkat komunikasi
tanpa kabel lainnya.
Perbedaan utama yang lain antara standar 802.11a dengan standar 802.11 dan 802.11b adalah
bahwa pada standar 802.11a menggunakan jenis modulasi tambahan yang disebut Orthogonal
Frequency Division Multiplexing (OFDM) pada lapisan fisik di model OSI.
Walaupun standar 802.11a tidak kompatibel dengan standar 802.11b, beberapa vendor/ perusahaan
pembuat perangkat Access Point berupaya menyiasati ini dengan membuat semacam jembatan
(bridge) yang dapat menghubungkan antara standar 802.11a dan 802.11b pada perangkat access
point buatan mereka. Access point tersebut di buat sedemikian rupa sehingga dapat di gunakan
pada 2 (dua) jenis standar yaitu pada standar 802.11a dan standar 802.11b tanpa saling
mempengaruhi satu sama lain.
Standar 802.11a merupakan pilihan yang amat mahal ketika di implementasikan. Hal ini
disebabkan karena standar ini memerlukan lebih banyak Access point untuk mencapai kecepatan
komunikasi yang tertinggi. Penyebabnya adalah karena pada kenyataannya bahwa gelombang
frekuensi 5 GHz memiliki kelemahan pada jangkauan.
Standar 802.11b
Standar 802.11b merupakan standar yang paling banyak digunakan di kelas standar 802.11. Standar
ini merupakan pengembangan dari standar 802.11 untuk lapisan fisik dengan kecepatan tinggi.
802.11b digunakan untuk mendefinisikan jaringan wireless direct-sequence spread spectrum
(DSSS) yang menggunakan gelombang frekuensi indusrial, scientific, medicine (ISM) 2,4 GHz
dan berkomunikasi pada kecepatan hingga 11 Mbps. Ini lebih cepat daripada kecepatan 1 Mbos
atau 2 Mbps yang ditawarkan oleh standar 802.11a. Standar 802.11b juga kompatibel dengan
semua perangkat DSSS yang beroperasi pada standar 802.11.
Gambar. 7Standar 802.11b mendukung jaringan wireless DSSS pada frekuensi 2,4 GHz dengan
kecepatan hingga 11 Mbps.
Standar 802.11b hanya berkonsentrasi hanya pada lapisan fisik dan Media Access Control (MAC).
Standar ini hanya menggunakan satu jenis frame yang memiliki lebar maksimum 2.346 byte.
Namun, dapat dibagi lagi menjadi 1.518 byte jik di hubungkan secara silang (cross) dengan
perangkat access point sehingga dapat juga berkomunikasi dengan jaringan berbasis ethernet
(berbasis kabel).
Standar 802.11b hanya menekankan pada pengoperasian perangkat-perangkat DSSS saja. Standar
ini menyediakan metode untuk perangkat-perangkat tersebut untuk mencari (discover), asosiasi,
dan autentikasi satu sama lain. Standari ini juga menyediakan metode untuk menangani tabrakan
(collision) dan fragmentasi dan memungkinkan metode enkripsi melalui protokol WEP (wired
equivalent protocol).
Gambar. 8Perangkat-perangkat pada jaringan 802.11b dapat menggunakan enkripsi protokol
WEP
Standar 802.11g
Standar 802.11g pada dasarnya mirip dengan standar 802.11a yaitu menyediakan jalur komunikasi
kecepatan tinggi hingga 54 Mbps. Namun, frekuensi yang digunakan pada standar ini sama dengan
frekuensi yang digunakan standar 802.11b yaitu frekuensi gelombang 2,4 GHz dan juga dapat
kompatibel dengan standar 802.11b. Hal ini tidak dimiliki oleh standar 802.11a.
Gambar. 9Standar 802.11g beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan hingga 54
Mbps.
Seperti standar 802.11.a, perangkat-perangkat pada standar 802.11g menggunakan modulasi
OFDM untuk memperoleh kecepatan transfer data berkecepatan tinggi. Tidak seperti perangkatperangkat
pada standar 802.11a, perangkat-perangkat pada standar 802.11g dapat secara otomatis
berganti ke quadrature phase shift keying (QPSK) untuk berkomunikasi dengan perangkatperangkat
pada jaringan wireless yang menggunakan standar 802.11b.
Dibandingkan dengan 802.11a, ternyata 802.11g memiliki kelebihan dalam hal kompatibilitas
dengan jaringan standar 802.11b. Namun masalah yang mungkin muncul ketika perangkatperangkat
standar 802.11g yang mencoba berpindah ke jaringan 802.11b atau bahkan sebaliknya
adalah masalah interferensi yang di akibatkan oleh penggunaan frekuensi 2,4 GHz. Karena seperti
dijelaskan di awal bahwa frekuensi 2,4 GHz merupakan frekuensi yang paling banyak digunakan
oleh perangkat-perangkat berbasis wireless lainnya.

Kesimpulan
Penggunaan teknologi jaringan berbasis wireless merupakan pilihan yang tepat saat ini. Hal ini
disebabkan mulai bergesernya perilaku perusahaan dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan
portabilitas dan kompatibiltas yang di tawarkan oleh teknologi wireless tentunya merupakan
pilihan yang sangat menarik. Namun di balik itu harus di pertimbangkan juga teknologi wireless
apa yang tepat untuk di terapkan di perusahaan sehingga dapat benar-benar membantu bisnis
perusahaan tersebut. Hal ini dapat di lihat dari perbedaan dari masing-masing standar wireless yang
tersedia saat ini (802.11, 802.11a, 802.11b, 802.11g). Dilihat dari sisi keamanan, tentunya 802.11b
sedikit lebih baik karena dapat menerapkan metode enkripsi dengan menggunakan protokol WEP
di dalam jaringan tersebut. Kalau dilihat dari sisi tidak adanya gangguan/ noise tentunya teknologi
802.11a lebih unggul karena standar ini hanya menggunakan frekuensi 5 GHz dimana frekuensi ini
tidak banyak digunakan oleh perangkat-perangkat berbasis wirelees lainnya. Sehingga untuk
mengatasi masalah-masalah tersebut diatas , maka standar 802.11g muncul untuk menjembatani
kelemahan pada standar 802.11a dan 802.11b.

Posted on 20.37 by ipoerjoko

No comments

Selasa, 05 April 2011

    CARA mengetahui sudah maksimalkah kesehatan jantung kita setelah berlatih futsal atau beraktivitas adalah mengukur denyut jantung kita sendiri. Ada banyak cara untuk mengukur denyut jantung kita, dari cara sederhana sampai menggunakan alat seperti treadmill. Mengetahui denyut jantung adalah salah satu cara praktis mengukur kesehatan jantung kita.
     Waktu yang tepat untuk mengecek denyut nadi adalah saat kita bangun pagi dan sebelum  melakukan aktivitas apapun. Pada saat itu kita masih relaks dan tubuh masih terbebas dari zat-zat pengganggu seperti nikotin dan kafein. Kita  dapat mengecek sendiri dengan merasakan denyut nadi kita di bagian tubuh tertentu. Cara mengukur denyut nadi :
Dengan menggunakan 2 jari yaitu telunjuk dan jari tengah, atau 3 jari, telunjuk, jari tengah dan jari manis jika kita kesulitan menggunakan 2 jari. Temukan titik nadi  ( daerah yang denyutannya paling keras ), yaitu nadi karotis di cekungan bagian pinggir leher kira-kira 2 cm di kiri/kanan garis tengah leher ( kira-kira 2 cm disamping jakun pada laki-laki ), nadi radialis di pergelangan tangan di sisi ibu jari. Setelah menemukan denyut nadi, tekan perlahan kemudian hitunglah jumlah denyutannya selama  15 detik, setelah itu kalikan 4,  ini merupakan denyut nadi dalam 1 menit.
Denyut nadi pada orang yang sedang beristirahat adalah :
60 - 80 kali permenit untuk orang dewasa,
80 - 100 kali permenit untuk anak-anak,
100 - 140 kali  permenit pada bayi.

    Secara umum denyut nadi maksimum orang sehat saat berolah raga adalah 80% x (220-usia) untuk kebutuhan fitness. Lebih akurat, Sally Edward memberikan rumusan perhitungan denyut nadi maksimum 210-(0,5xumur)-(0,05xberat badan(dalam pound))+4 untuk pria, sedangkan untuk wanita adalah 210-(0,5xumur)-(0,05xberat badan(dalam pound)). Catatan: 1 kg = 2,2 pound.
Dalam olahraga, diberikan 3 (tiga) tingkatan kebutuhan:
1. Untuk sehat: 50-70% denyut nadi maksimum
2. Untuk kebugaran (fitness): 70-80% denyut nadi maksimum
3. Untuk atlit (performance): 80-100% denyut nadi maksimum
Bila Anda semakin bugar, denyut nadi Anda sewaktu istirahat akan makin menurun, kuat dan lebih teratur. Namun denyut nadi bisa lebih cepat jika seseorang dalam keadaan ketakutan, habis berolah raga, atau demam. Umumnya denyut nadi akan meningkat sekitar 20 kali permenit untuk setiap satu derajat celcius penderita demam. Sedangkan untuk mengetahui kekuatan denyut jantung maksimal yaitu dengan rumus:Nadi Max = 80% x (220 - umur )
     Contoh bagi seorang atlet futsal berumur 21 tahun maka kekuatan maksimal jantung anda adalah 80% x (220-21) = 159 kali/menit. Denyut nadi sebelum memulai latihan sebesar maksimal 70% atau 139 kali/menit dan setelah latihan sebesar 90% atau 199 kali/menit.
Misalkan anda sekarang berusia 40 tahun maka kekuatan maksimal jantung anda adalah 80 % X 180 = 144 kali/menit. Yang perlu diperhatikan adalah, denyut nadi yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan dapat berarti gangguan pada jantung. Segeralah periksakan diri ke instansi kesehatan terdekat.

Posted on 22.22 by ipoerjoko

1 comment

        Router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.


Fungsi router adalah

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
Analogi Router dan Switch
Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.
Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.
         Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan

Jenis-jenis router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
  • static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
  • dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
 Sumber wikipedia

Posted on 11.29 by ipoerjoko

No comments